Iklan


Author Details

Presiden Jokowi Akan Paksa Pesawat ke Singapura Terbang dari Silangit

Media Merdeka
Minggu, 15 Oktober 2017, Oktober 15, 2017 WIB Last Updated 2020-09-28T12:52:18Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Cklik, Sumut - Dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah lokasi di Sumatera, salah satu yang ditinjau Presiden Joko Widodo yaitu, Bandar Udara Silangit di Provinsi Sumatera Utara. 

Presiden Joko Widodo


Dikutip dari Viva, keberadaan bandara ini dinilai sebagai penunjang pariwisata kawasan Danau Toba. Selain Jokowi juga menjanjikan membangun tol di dekat kawasan itu, sebagai kelanjutan dari tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. 

Untuk pengembangan itu, maka Presiden Jokowi mengatakan, upaya promosi dilakukan dengan salah satu caranya membuka penerbangan Singapura-Silangit.

"Nanti akhir bulan ini ada penerbangan langsung dari Singapura ke Silangit. Meskipun masih pesawat bombardir. Kita coba, kita paksa jalan," kata Presiden Jokowi, seperti dalam siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Sabtu 14 Oktober 2017.

Dalam peninjauan ke Silangit, Presiden Jokowi menyaksikan perluasan bandara. Di mana menurutnya, sudah hampir rampung. 

Presiden menuturkan, untuk runwaynya sudah diperpanjang menjadi 2.650 meter. Sementara terminal juga sudah diperbesar dan rampung. 

"Tapi masih diperluas lagi, ditambah lagi. Tahun depan saya minta ditambah lagi 500 supaya lebih besar lagi karena kelihatannya juga kurang besar," ujar Jokowi. 

Namun untuk memperluas ini, Presiden Jokowi menilai tidak harus semua dilakukan pemerintah. Ia mengajak semua pihak untuk ambil bagian.  "Campuran bisa BUMN, bisa dari APBN, bisa dari swasta agar cepat," katanya. 

Bahwa ada usulan perubahan nama menjadi Bandara Sisingamangaraja, Jokowi mengaku sudah mendengar itu. Bahkan laporan tertulis sudah ia terima. Namun masih perlu dibahas.

Yang terpenting, bandara ini bisa segera beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat. "Akhir bulan ini. Sudah selesai tadi saya tanya. Akhir bulan sudah bisa diresmikan," ujar Presiden. (*Red)

Sumber : VivaNews

Komentar

Tampilkan

Terkini