Iklan


Author Details

Gempa Susulan 5,9 SR Kembali Guncang Malut-Sulut

Media Merdeka
Sabtu, 16 November 2019, November 16, 2019 WIB Last Updated 2020-09-28T12:52:17Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Cklik, Bitung- Hingga sabtu, 16 November 2019, menunjukkan telah terjadi 185 kali aktivitas gempa susulan (aftershocks) dalam berbagai variasi magnitudo dan kedalaman. Gempa susulan dengan magnitudo paling besar M=6,1 dan terkecil M=2,7. Gempa susulan dengan guncangan dirasakan terjadi sebanyak 10 kali.

Gempa kembali terjadi di tempat tersebut berkekuatan 5,9 SR yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,7. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.66 LU dan 126.4 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 136 km arah Barat Laut Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada kedalaman 39 km.

Gempa dirasakan dirasakan di daerah Manado, Tomohon, Tondano, Bitung, Tagulandang, Tahuna, dan Ternate II MMI, Sabtu, 16 November 2019 sekitar pukul 18.19.16 WITA.

Menurut keterangan dari BMKG, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi atau penyesaran dalam Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik. 
Hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini adalah rangkaian gempa bumi susulan dari gempa bumi Maluku Utara M=7,1 yang terjadi pada hari Kamis, 14 November 2019 kemarin.

Terkait rangkaian gempa susulan, BMKG menghimbau kepada masyarakat, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempabumi.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempabumi, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempabumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,"  

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya".

(red)

Komentar

Tampilkan

Terkini