Iklan


Author Details

KSOP Gelar Rapidtest Antigen, Mursidi Jadi Peserta Pertama.

Media Merdeka
Senin, 25 Januari 2021, Januari 25, 2021 WIB Last Updated 2021-01-25T09:49:46Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Pengambilan sampel Antigen terhadap pegawai KSOP Bitung oleh tim medis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Bitung. (Foto: Humas KSOP)

MediaMerdeka, Bitung - Guna mencegah dan melakukan tracing atau deteksi dini penyebaran Covid-19, serta memberikan jaminan keamanan dan kenyamananan pelayanan jasa kepelabuhanan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kepelabuhanan (KSOP) Kelas II Bitung, Senin (25/01/2021) pagi menggelar Rapid Test Antigen terhadap 98 dari 103 orang ASN dan tenaga PPNPN Kantor KSOP Kelas II Bitung.

Pelaksanakan pemeriksaan Rapid Test Antigen di ruang P2T Kantor KSOP Kelas II Bitung ini dilakukan oleh 3 orang tenaga kesehatan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Bitung dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat dan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) serta perlengkapan medis pendukung lainnya . 

Mursidi, Kepala KSOP Kelas II Bitung, menjadi peserta pertama yang diambil sampel Antigennya untuk dilakukan Uji Cepat atau Rapid Test Antigen, lalu diikuti Kasubag TU Christiaan Egam S.Sos, Kasi SHSK Manus Paendong SH, Kasi KBPP Rayson J Piay ST.MSi, dan Kasi Lala & UK Indra Sayadi.SE.

“Rapid Test Antigen ini dilaksanakan agar dapat bisa dipastikan statusnya. Saya berharap, seluruh ASN dan PPNPN sehat semuanya, sehingga hasil pemeriksaan semuanya Negatif. Rencananya, kegiatan Rapid Test Antigen ini akan kita gelar secara rutin dan berkala agar kami dapat memberikan jaminan kepada masyarakat yang datang melakukan pengurusan jasa kepelabuhanan di Kantor KSOP” ujar Mursidi usai dilakukan Rapid Test Antigen. 

Setelah pengambilan sampel, hasil pemeriksaan terhadap seluruh ASN dan tenaga PPNPN KSOP Kelas II Bitung dinyatakan, Negatif Covid-19. 

Sementara itu, selain melaksanakan Rapid Test Antigen, KSOP Kelas II Bitung juga telah mendirikan Posko Bantuan bagi korban bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di berbagai wilayah di Kota Manado dan sekitarnya. Dan hingga akhir pekan lalu, sebanyak 13 karton mie instan dan sejumlah pakaian bekas layak pakai berhasil dikumpulkan dari para stakeholder untuk kemudian disalurkan di lokasi yang tertimpa bencana.(**)

 

Komentar

Tampilkan

Terkini