Iklan


Author Details

Warga Tanoyan Berharap Potolo Tetap Beroperasi.

Media Merdeka
Kamis, 28 Januari 2021, Januari 28, 2021 WIB Last Updated 2021-01-28T09:02:24Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Lokasi tambang rakyat di Potolo, Bolaang Mongondow.

MediaMerdeka, Bolmong - Aktifitas pertambangan emas di lokasi Potolo Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, rupanya  sangat membantu kondisi ekonomi ratusan pekerja tambang manual di tengah krisis ekonomi pasca pandemi covid -19.


Lepas dari status lokasi pertambagan Potolo yang  diduga tak berijin tersebut, di sisi lain ratusan warga sangat menggantungkan hidupnya di sana.


Kepada media ini, salah satu warga penambang manual yang minta namanya tak di sebut mengutarakan isi hatinya .


"Aktiftas kami sehari-hari adalah mengambil material di Potolo dengan menggunakan alat manual dan biasanya dalam sehari kami dapat 2 sampai 3 koli material. Setelah itu kami angkut dengan jasa ojek dengan biaya 60 ribu rupiah per koli. Dari hasil itu, kami dapat 90 sampai 100 ribu rupiah," kata sumber yang mengaku mencari nafkah di Potolo untuk biaya ibunya yang sakit.

Aktivitas tambang emas tradisional di lokasi tambang Potolo.


Hal yang sama juga dialami oleh Anto yang berprofesi sebagai tukang ojek. "Sehari - hari saya dapat penghasilan bersih 80 ribu rupiah dari hasil jasa mengangkut material tambang dari penambang di Potolo. Namun beberapa hari yang lalu saya sempat berhenti mengojek karena lokasi ditutup. Kalau Potolo ditutup, kami mau makan apa?," Ucapnya sedih, sembari berharap lokasi tambang rakyat tradisional itu bisa terus diijinkan beroperasi.


Anto mengaku untuk membiayai hidup keluarganya dia harus membantu istrinya berjualan kue di saat tidak mengojek di lokasi tambang. "Alhamdulillah, walaupun cuma dapat 50 ribu rupiah per hari tapi saya bersyukur," imbuhnya.


Selama ini, aktivitas pertambangan Potolo memang telah menjadi tumpuan hidup bagi warga setempat, baik para pekerja tambang manual, tukang ojek dan juga warga lainnya yang menjajakan makanan.(Raja)

Komentar

Tampilkan

Terkini