Iklan


Author Details

1.375 Nakes Bakal Disuntik Vaksin Sinovac.

Media Merdeka
Kamis, 11 Februari 2021, Februari 11, 2021 WIB Last Updated 2021-02-11T04:49:55Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Ilustrasi penyuntikan Vaksin Covid-19. (Merdeka.com)

MediaMerdeka, Kotamobagu - Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu menargetkan 1.375 tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di seluruh wilayah Kota Kotamobagu akan diberikan suntikan Vaksin Covid-19 sebagai upaya menghentikan penyebaran virus Covid-19.

Sejak dimulainya program Vaksinasi itu, sedikitnya 300 orang Nakes telah disuntik vaksin Sinovac yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu. 

Kepala Dinas Kesehatan, Kota Kotamobagu, dr. Tanty Korompot, mengatakan, pelaksanaan penyuntikan vaksin ini akan dilakukan secara bertahap terhadap seluruh nakes yang bertugas di wilayah Kota Kotamobagu yang jumlahnya mencapai 1.375 orang. 

Namun menurutnya, penyuntikan vaksin ini kemungkinan tidak akan diberlakukan terhadap seluruh nakes karena pelaksanaannya harus melalui syarat tertentu yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan.

"Target kita sesuai jumlah nakes yang ada adalah sebanyak 1.375 orang, tapi bisa saja tidak semuanya akan divaksin, karena harus melalui proses dan syarat tertentu. Sebelum divaksin, mereka harus menjalani screening terlebih dahulu, terutama memeriksa kondisi kesehatannya, apakah memenuhi syarat dan layak untuk disuntik vaksin atau tidak," jelas Dokter Tanty, Rabu (10/02/2021).

Kadis Kesehatan berharap, program penyuntikan vaksin terhadap nakes ini sudah selesai di bulan Februari ini.

"Memang masih banyak nakes yang belum mendaftar sebagai penerima vaksin, tapi insya Allah akan selesai bulan ini," kata Kadis Kesehatan sembari mengimbau agar masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas, yakni menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menghindari kerumunan agar terhindar dari penyebaran Covid-19. 

Kadis Kesehatan Kotamobagu, dr. Tanty Korompot.


Penyuntikan vaksin Sinovac buatan China itu merupakan proses memasukkan virus yang sudah dilemahkan atau dimatikan untuk merangsang kekebalan atau imun tubuh dalam membentuk antibodi terhadap virus Corona.

"Pada gilirannya, masyarakat tidak perlu takut untuk disuntik vaksin, karena vaksin sudah dijamin keamanannya dan kehalalannya," pungkas Dokter Tanty. (Raja)

Komentar

Tampilkan

Terkini