Iklan


Author Details

Angel Diperiksa Polisi Gegara Postingan Menyerempet SARA di Medsos.

Media Merdeka
Kamis, 18 Februari 2021, Februari 18, 2021 WIB Last Updated 2021-02-17T22:34:27Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Kasat Reskrim Polres Bitung melakukan mediasi antara terlapor CM dengan Ketua KKIG Bitung.

MediaMerdeka, Bitung - "Jempolmu Harimaumu", itulah ungkapan yang kini jadi trend akhir-akhir untuk merujuk kepada pengguna media sosial yang tidak bijak menggunakan jemarinya kala mengunggah 'status' atau kalimat di akun media sosial.


Akibat mem-posting atau mem-publish kalimat yang dinilai mengandung unsur yang menyinggung SARA (Suku, Agama Ras dan Antar-Golongan), perempuan CM alias Angel akhirnya harus berurusan dengan aparat kepolisian Polres Kota Bitung.


Angel dilapor atas postingannya di salah satu Group Facebook yang menyinggung suku tertentu. 


Postingan yang meski pada akhirnya telah dihapus oleh terlapor, namun postingan Angel terlanjur mengundang reaksi dari netizen (warganet), termasuk Kasman Uno, Ketua Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) yang mempertanyakan maksud dari postingan Angel yang menyebut Suku Gorontalo dalam postingannya tersebut.


Postingan CM alias Angel yang dinilai mengandung unsur SARA dan menyinggung suku tertentu.


Dari hasil pemeriksaan terhadap terlapor, postingan itu dipicu permasalahan tanah di eks-tanah 'erfpacht' atau eks-lahan HGU (Hak Guna Usaha), Kinaleosan di Kampung Candi, SMP 12, Kelurahan Girian Indah,  antara Angel dengan Dewi Darise yang kebetulan bersuku Gorontalo.


Angel merasa kesal dan kecewa terhadap Dewi yang sebelumnya sempat bersitegang dan saling berbicara kasar saat berkomunikasi melalui sambungan telepon. Angel pun akhirnya menumpahkan kekesalannya dengan membuat postingan yang dapat menyinggung warga dari suku Gorontalo.


Menyikapi hal itu, guna meredam dan menghindari masalah ini berlarut-larut dan berkembang, Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bitung, mengundang para pihak untuk dilakukan mediasi dan klarifikasi.


"Atas petunjuk Kapolres, setelah memintai keterangan dari terlapor, kami langsung mengundang Ketua KKIG untuk dilakukan mediasi kepada terlapor mengenai masalah ini di ruang pertemuan Satreskrim. Terlapor pun menyadari kekhilafannya dan sudah meminta maaf," kata AKP. Frelly Sumampouw, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/02/2021).


Usai dilakukan mediasi, terlapor Angel kemudian dibawa ke Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 


Selain telah menghapus postingannya dari Facebook, Angel juga telah mengirim postingan permintaan maaf atas postingan yang membawanya berurusan dengan pihak kepolisian. (MM1)

Bijaklah menggunakan media sosial, Facebook, Instagram, Twitter dan medsos lainnya.



Komentar

Tampilkan

Terkini