Iklan


Author Details

Azhari Laisa Terpilih Secara Aklamasi Nakhodai ORARI Bitung.

Media Merdeka
Sabtu, 27 Februari 2021, Februari 27, 2021 WIB Last Updated 2021-02-27T12:16:29Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Azhari Laisa memaparkan visi misi sebagai salah satu mekanisme dalam Muslok ORARI Bitung yang ke-XI.

MediaMerdeka, Bitung - Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) Lokal Bitung, Sabtu, 27/02/2021, siang menggelar Musyawarah Lokal ke - XI.


Musyawarah Lokal atau Muslok ini dilaksanakan di Gedung Kesenian, Kota Bitung dan diikuti puluhan anggota ORARI serta dihadiri langsung oleh Ketua ORARI Daerah Propinsi Sulawesi Utara, Erwin Tandayu pemilik callsign, YB 8 RET (Tingkat kecakapan keanggotaan untuk kelas Penegak).


Dalam Muslok itu, musyawarah awalnya berlangsung alot dan diwarnai hujan interupsi dari para peserta menyangkut tata tertib musyawarah.


Namun, setelah berlangsung sekitar 2 jam lamanya, para peserta akhirnya secara aklamasi memilih Azhari Laisa sebagai Ketua Lokas ORARI Bitung yang kebetulan memang menjadi calon tunggal.


Azhari Laisa dengan callsign keanggotaan YC 8 TLA itu pun hanya dipersilahkan menyampaikan visi misinya oleh pimpinan sidang yang akhirnya mengetuk palu sidang sebagai tanda disahkannya General Manager PT. IKI itu untuk menakhodai ORARI Bitung hingga 3 tahun ke depan.



ORARI Lokal Bitung sendiri sempat mengalami kevakuman kepemimpinan setelah Fabian Kaloh, Ketua sebelumnya berakhir masa jabatan dan kepemimpinannya diserahkan kepada caretaker selama kurang lebih 2 tahun.


Pasca-terpilih, Bang Ari, sapaan akrab Azhari Laisa menyatakan akan memajukan organisasi radio amatir itu dengan merekrut anggota sebanyak-banyaknya.



"Agar organisasi ini berjalan efektif dan memberi manfaat besar kepada masyarakat, maka yang pertama-tama yang harus dilakukan adalah memperluas jaringan, yaitu merekrut anggota sebanyak-banyaknya," jelas Bang Ari.


"Ke depan akan kita lakukan ujian-ujian kepada para anggota dan tentunya setelah merampungkan semua urusan administrasi keorganisasian, misalnya di Kesbang," lanjut Ari Laisa,  penggalang dari area Gorontalo ini.


Selama ini peran ORARI sebagai organisasi radio telekomunikasi sangat penting keberadaannya, utamanya saat terjadinya bencana yang memudahkan komunikasi antar anggota dan juga para stakeholder-nya untuk saling berkomunikasi dan berbagi informasi.(ADJ)

Komentar

Tampilkan

Terkini