Iklan


Author Details

Kejari Tak Kunjung Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi RTLH.

Media Merdeka
Jumat, 26 Februari 2021, Februari 26, 2021 WIB Last Updated 2021-02-25T16:02:05Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
Arthur Piri, SH. Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kotamobagu.


MediaMerdeka, Kotamobagu - Dugaan Kasus penyimpangan Dana Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Dinas Sosial Kabupaten Bolaang Mongondow sebesar 750 juta tahun 2019 lalu hingga kini masih dalam perampungan bukti-bukti oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu dan belum menetapkan satu orang pun sebagai tersangkanya. 


Dari pemberitaan sebelumnya, Kejari Kotamobagu telah berjanji akan segera menetapkan tersangka untuk kasus dugaan rasuah itu, namun hingga kini belum satu pun saksi yang ditingkatkan statusnya menjadi tersangka. Padahal sebelumnya, penyidik Kejari mengaku telah mengantongi satu nama yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.


Kasi Intel, Kejari Kotamobagu, Arthur Piri, SH, melalui pesan WhatsApp kembali berjanji dan menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, semua bukti penyimpangan dana bantuan RTLH di Dinas Sosial Bolmong akan segera rampung.


"Kami akan segera menuntaskan proses penyidikan dengan merampungkan data dan bukti-bukti untuk penetapan tersangka, tentunya tetap mengedepankan Standar Operasional Prosedur," jelas Arthur sembari menyebut jika pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Kadis Sosial Bolmong, Abdul Haris Bambela.


Guna percepatan pengumpulan bukti sebagai dasar penetapan tersangka, Kasi Intel mengatakan, usai jaksa penyidik memeriksa Kadis Sosial serta pelaksana program, pihaknya masih akan memanggil dan akan memeriksa sedikitnya 15 orang saksi dalam kasus yang diduga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp. 750 juta itu. (Raja)

Komentar

Tampilkan

Terkini