Iklan


Author Details

Pria Tiga Isteri Perkosa Anak Kandung.

Media Merdeka
Rabu, 10 Februari 2021, Februari 10, 2021 WIB Last Updated 2021-02-10T18:24:12Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Tersangka MM alias Marsel pelaku cabul terhadap anaknya sendiri sejak 3 tahun yang lalu.

MediaMerdeka, Bitung - Bejat..!! Itulah kata yang paling pantas disematkan terhadap MM alias Marsel, warga Kelurahan Sagerat, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.


Betapa tidak, pria yang telah tiga kali beristri ini tega 'menggarap' anak kandungnya sendiri selama kurang lebih tiga tahun terakhir ini.


Pria 32 tahun ini diduga telah beberapa kali melakukan aksi pencabulan dan pemerkosaan terhadap putrinya sejak masih berusia 14 tahun.


Sebagaimana rilis media yang dibagikan AKP. Frelly Sumampouw, Kasat Reskrim Polres Bitung, tindakan amoral tersangka dilakukan pertama kali pada tahun 2017 lalu. 

Kala itu, tersangka memandikan putrinya saat akan ke sekolah dan melakukan tindakan cabul menggunakan tangan.


Aksi bejat yang kedua kalinya dilakukan tersangka lebih beringas lagi karena dibarengi tindakan fisik dan pemaksaan. Dalam rilis disebutkan, tersangka masuk ke kamar korban saat korban sedang tidur dan langsung mengunci pintu kamarnya. 


Pelaku kemudian memaksa korban untuk meladeni nafsu syahwatnya dan sempat ditolak oleh korban. Pelaku yang kesetanan terus memaksa, bahkan memukuli korban menggunakan 'hanger' atau gantungan baju, lalu melucuti pakaian putri kandungnya itu. Tersangka pun akhirnya menyetubuhi darah dagingnya sendiri yang hanya bisa pasrah tak berdaya.


Derita siswi yang kini telah berusia 17 tahun itu pun berakhir setelah dirinya meminta uang kepada Wali Kelas di sekolahnya dengan alasan ingin pulang ke Ternate menemui ibunya. Ditanya alasannya, korban lalu menceritakan derita yang dialaminya karena sudah tidak tahan dan ketakutan atas perlakuan bejat ayah kandungnya itu.


Marsel kini menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Bitung, setelah ditangkap atas laporan dugaan pencabulan dan pemerkosaan.


"Pasal yang disangkakan kepada pelaku adalah Pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat 1 dan Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat 1 UU RI No.17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," tulis Kasat Reskrim dalam rilis media tersebut. (***)



Komentar

Tampilkan

Terkini